Anggota Dewan Soroti Potensi Wisata Adventure

pojokdepok.com -, Wisata adventure atau petualangan di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan sebagai tujuan wisatawan. Apalagi peluang wisata ini tambah menjanjikan usai pemberlakuan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan wabah Covid-19, dimulai dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal itu sebagaimana diamini Anggota Komisi X DPR RI Andrianus Asia Sidot. Dia menyinggung pengembangan wisata adventure perlu dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat.

“Di tengah pandemi kita telah melihat peningkatan minat masyarakat dalam petualangan di luar ruangan dengan bersepeda, berlari, dan berenang di perairan terbuka semakin populer di kalangan masyarakat kita, baik selama dan setelah penetapan PSBB. Inilah saatnya muncul tren baru di sektor pariwisata kita, yaitu melakukan wisata di alam terbuka atau adventure,” kata Andrianus, Sabtu (9/10/2021).

Dia mengatakan potensi wisata adventure salah satunya dimiliki Provinsi Kalimantan Barat. Namun ia menilai permasalahan yang dihadapi saat ini adalah belum adanya dukungan kebijakan dari pemerintah provinsi atau kabupaten dan kota di sana. Sehingga wisata ini ditangani belum profesional oleh para pengusaha kepariwisataan, belum didukung infrastruktur yang memadai.

“Untuk menunjang wisata adventure, diperlukan regulasi atau pengaturan yang berkaitan dengan dukungan pemerintah atau pemerintah daerah, perlindungan terhadap wisatawan, kemudahan urusan imigrasi, keluar masuk kendaraan dan orang, serta kemudahan bagi operator adventure tourism,” jelasnya.

Dia berharap, dukungan fasilitas, promosi dan keterbukaan informasi diberikan terutama untuk pengembangan desa wisata terintegrasi dengan pengembangan ecotourism dan adventure tourism.

“Peningkatan daya saing desa wisata dapat dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, pelatihan ekonomi kreatif bagi masyarakat desa wisata dan juga promosi,” ujarnya.

Praktisi pariwisata Debora Saron mengatakan bahwa pengembangan pariwisata di daerah lebih mudah dilakukan jika daerah tersebut fokus untuk mengembangkan jenis pariwisata apa yang akan ditawarkan, karena yang terpenting adalah kualitas bukan kuantitas.

“Langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum membuat sebuah event adalah dengan mengidentifikasi wisata apa saja yang berpotensi untuk diangkat. Setelah kita dapat mengidentifikasi maka akan muncul ide-ide untuk membuat event apa yang cocok dilakukan untuk mengembangkan daerah wisata tersebut,” kata Debora.

Menurutnya, yang terpenting membuat perencanaan event tersebut melalui pembuatan proposal. Yang perlu diidentifikasi adalah goals (tujuan), KPI (target), tools, dan event detail.

“Kita harus melihat potensi apa yang terdapat di daerah dan apa yang dilakukan orang ketika berwisata,” pungkasnya.[]