Pojokdepok.com – Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok untuk beradaptasi dengan perkembangan digital. Upaya tersebut dilakukan melalui program pendampingan menuju VokHumFest 2026 yang akan digelar pada 21 Mei 2026.
Salah satu UMKM yang mendapat pendampingan adalah Kedai Bakmie Mami Lani yang berlokasi di Jalan Raya Grogol, Limo. Melalui program ini, pelaku usaha tidak lagi hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga mulai mengembangkan strategi branding dan promosi digital yang lebih terarah.
Mahasiswa turut memberikan pemahaman terkait perilaku konsumen, khususnya generasi muda yang kini lebih tertarik pada konten di media sosial. Hal ini mendorong UMKM untuk berinovasi dalam menyajikan promosi yang kreatif dan relevan.
Salah satu inovasi yang dilakukan Kedai Bakmie Mami Lani adalah menghadirkan konten kreatif bertajuk “MisiCEOMIE”. Yakni serial konten bergaya drama ringan yang dikemas secara menarik untuk menarik perhatian audiens digital.
“Strategi ini menjadi langkah untuk memperkuat identitas merek sekaligus memperluas jangkauan pasar,” kata Pemilik Kedai Bakmie Mami Lani, Caroline, Rabu (20/05/26).
Di tengah maraknya tren makanan viral yang cepat berganti, Kedai Bakmie Mami Lani tetap mempertahankan kualitas rasa sebagai keunggulan utama. Berbagai menu seperti bakmie homemade dan wonton chili oil ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp20 ribuan, sehingga menyasar kalangan mahasiswa dan pekerja muda.
Keikutsertaan dalam VokHumFest 2026 menjadi momentum bagi UMKM untuk keluar dari zona nyaman, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing. Melalui kolaborasi dengan mahasiswa, pelaku usaha didorong untuk lebih optimal dalam memanfaatkan strategi komunikasi digital.
“Melalui pendampingan ini, kami semakin memahami pentingnya digital marketing agar UMKM seperti kami dapat terus berkembang dan tidak tertinggal di tengah persaingan,” tandas Caroline.

