Anggota Komisi I Sebut Pengguna Smartphone Lebih Banyak Daripada Penduduk Indonesia

pojokdepok.com -, Anggota Komisi I DPR RI Taufiq R. Abdullah menyebut bahwa pengguna smartphone jumlahnya lebih banyak daripada penduduk Indonesia Kalau penduduk Indonesia itu jumlahnya 274 juta jiwa, terdapat pengguna smartphone sebanyak 345 juta, artinya 125 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

“Pengguna internet juga memiliki jumlah yang besar, 73 persen dari penduduk Indonesia itu adalah pengakses internet 202 juta yang kan ini pasar yang luar biasa besar,” kata Taufiq dalam keterangan tertulis, Selasa (25/10/2021).

Selain itu, Taufik juga menyoroti pengaruh teknologi terhadap pendidikan. Menurutnya, orang tua perlu menyadari terhadap kecepatan teknologi dan kemampuan anak dalam berakselerasi dengan teknologi.

“Perkembangan teknologi yang dahsyat dan karakter anak-anak kita itu mohon maaf seringkali itu lebih maju daripada orang tua jadi kita,” paparnya dalam Webinar Aptika Kominfo. 

Ia menerangkan bahwa beberapa negara maju SD SMP sudah dikenalkan dengan pelajaran pemrograman jadi memprogram ini negara-negara maju yang di Indonesia mungkin ya masih jauh ya Karena untuk sampai ke situ itu harus didukung oleh orangtua yang juga aware terhadap teknologi.

“Yang penting juga bahwa aktifitas digital seperti bermedia sosial juga rawan hoax dan ujaran kebencian,” ujarnya.

Dia menjelaskan, jika terdapat berita dengan headline menarik namun isinya tidak benar, dapat mengundang ujaran kebencian dan hoax. Hal tersebut bisa mendapatkan hukuman termasuk bidah menghasut ya itu karena mengolok-olok.

“Juga ujaran kebencian dilarang ini jelas ini undang-undangnya di undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, sangat tegas Penghinaan itu tidak boleh menghasut ya menimbulkan rasa benci itu tidak boleh. Perlu saya tegaskan hati-hati jadi kalau ada informasi saring dulu sebelum di-share,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, selaku akademisi Yulina Eva Riany mengatakan, orang tua berasal dari era si Unyil, yang masih menggunakan banyak perangkat untuk belajar atau membawa tas penuh, sementara banyak anak-anak atau siswa kita saat ini berada pada era Star Trek, yang mengasimilasi teknologi ke dalam kehidupan mereka.

“Bagi seekor ikan, air adalah hal yang tidak terlihat namun esensial artinya dia tidak bisa hidup tanpa air. Kemudian hubungannya dengan teknologi dan juga digitalisasi adalah ternyata untuk anak-anak kita teknologi itu adalah suatu hal yang esensial tidak terlihat,” urainya.[]