Dukungan Megawati Jadi Presiden Lebih Tinggi dari Puan Maharani

pojokdepok.com -, Peluang Megawati Soekarnoputri kembali menjadi presiden cukup terbuka. Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru memotret elektabilitas atau tingkat keterpilihan Ketua Umum PDIP itu cukup moncer, unggul dari nama populer lainnya bahkan dari anaknya sendiri Puan Maharani.

Hasil survei terbaru SMRC dipaparkan Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas hari ini, Kamis 7 Maret 2022. Nama Megawati muncul dalam simulasi pertanyaan semi terbuka, dimana responden diberikan daftar 43 nama untuk dipilih menjadi presiden dan boleh memilih nama lain di luar daftar.

Hasil survei menunjukkan dukungan terhadap Megawati menempati urutan enam di bawah Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP Ganjar Pranowo, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Guberur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhyono.

baca juga:

“Dalam simulasi semi terbuka yang dipilih sebagai presiden bila pemilihan dilaksnakan pada saat survei dilakukan kita menemukan Ganjar mendapatkan dukungan 18,1%, seimbang dengan Prabowo 17,6%, Anies 14,4%, Ridwan Kamil 3,9%, AHY 3,5%, lalu masih ada Ibu Megawati dengan 3,1 persen, ada juga Ahok 3 persen,” kata Sirojudin dikutip dari YouTube SMRC TV.

Di luar nama-nama itu, dukungan terhadap tokoh lainnya di bawah 3%, dimana sembilan nama di antaranya mendapat dukungan di atas nol koma. Mereka adalah Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dengan dukungan 2,9%, Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,5%, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 2,3%, mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti 1,9%, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan dukungan 1,1%

Kemudian Menteri BUMN Erick Thohir, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Menkopolhukam Mahfud MD dengan dukungan masing-masing sebesar 1,0%.

Dukungan terhadap Puan masuk dalam papan nol koma bersama nama-nama lainnya seperti Wakil Presiden Maruf Amin, dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Puan memperoleh dukungan 0,8% atau menempati urutan 19 dari 43 nama, beda tipis dari Maruf Amin dan Airlangga yang didukung 0,9% responden.

Hasil survei juga memotret angka dukungan terhadap Puan sama besar dengan yang didapat Ketua MPR Bambang Soesatyo. Di bawah keduanya ada nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan dukungan 0,6%, Ketua Umum Perindno Hary Tanoesoedibjo 0,5%, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, dan eks panglima FPI Habib Rizieq Shihab yang memperoleh dukungan 0,4%. Kemudian diikuti Kepala BIN Budi Gunawan dan Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta dengan dukungan 0,3%

“Yang belum tahu atau tidak menjawab sekitar 13,7%,” 

Survei dilakukan 13-20 Maret 2022. Populasi survei adalah WNI yang punya hak pilih dalam pemilu.

Populasi dipilih secara acak (multistage random sampling) 1220 responden, kemudian response rate atau responden yang dapat diwawancarai secara valid dan jawabannya dianalisis sebanyak 1027 atau 84% dari populasi.

Margin of eror survei dengan ukuran sampel diprekirakan sebesar plus minus 3,12% pada tingkat kepercatyaan 95% asumsi simple random sampling.

Sirojudin menyebut responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh surpevisor dengan kembali mendatangi repsonden terpilih (spot check).

“Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti,” tukasnya.[]