HNW Geram Jokowi Tak Tegas Tanggapi Usulan Penundaan Pemilu 2024

pojokdepok.com – Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menyayangkan adanya sikap tidak tegasnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap wacana penundaan Pemilu 2024.

Ia menilai segala spekulasi yang muncul akibat adanya wacana penundaan Pemilu dapat dihentikan jika Jokowi tegas dalam bersikap. Menurutnya, hal tersebut akan sesuai dengan adanya Konstitusi, UU yang berlaku, dan Sumpah Jabatan Presiden.

“Akan lebih sesuai Konstitusi UU yang berlaku, dan Sumpah Jabatan Presiden, kalau Jokowi tegaskan patuhi konstitusi dan laksanakan keputusan KPU & pemerintah & DPR pada 31/1/2022, bahwa Pemilu pada 14/2/2024,” kata HNW dikutip dari akun Twitter-nya @hnurwahid, Minggu (6/3/2022).

baca juga:

Ia juga menjelaskan, peta politik yang ada sudah jelas, di mana terdapat tiga partai pengusul penundaan Pemilu dan jumlahnya hingga kini tidak bertambah. 

Di sisi lain, beberapa tokoh pimpinan dalam Partai Golkar tidak menyetujui adanya usulan tersebut. 

“Peta politiknya juga jelas, tiga partai pengusul tidak bertambah, beberapa pimpinan Golkar malah menolak,” imbuh Wakil Ketua MPR RI itu.

Adapun enam partai yang secara tegas menolak adanya usulan penundaan Pemilu 2024 tersebut yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Enam partai politik di DPR solid menolak, Ketua DPD, dan Pimpinan MPR menolak,” ungkapnya.

HNW juga menegaskan, dari tiga hasil survei lembaga yang sudah dilakukan, di mana responden yang puas terhadap kinerja Jokowi pun menolak adanya wacana penundaan Pemilu.

“Hasil survei tiga lembaga, responden yang puas dengan kinerja Jokowi pun tolak Pemilu diundur,” imbuhnya.

Tak lupa ia juga mengimbau parpol untuk lebih memfokuskan diri dalam keikutsertaan di Pemilu 2024.

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo buka suara terkait wacana penundaan Pemilu 2024. Ia menyatakan dirinya akan patuh pada konstitusi atau Undang-Undang Dasar 1945. 

Namun Jokowi juga menyampaikan wacana penundaan Pemilu tidak bisa dilarang. Sebab, hal itu bagian dari demokrasi. 

Namun, Jokowi juga menegaskan kembali jika dirinya akan patuh dan tunduk terhadap konstitusi dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. 

“Kita bukan hanya taat dan tunduk, tetapi juga patuh pada konstitusi,” kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/3/2022), dilansir dari Kompas.id edisi Sabtu (5/3/2022). []