Pojokdepok.com Wali Kota Depok, Supian Suri menyerahkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang Pensiun Pegawai Negeri Sipil yang Mencapai Batas Usia Pensiun Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Maret 2026 serta pemberian bantuan Korpri di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Penyerahan dilakukan saat Apel Pagi di Ruang Teratai, Balai Kota Depok, Selasa (03/02/26).
Adapun lima ASN yang memasuki masa purnabakti per 1 Maret 2026 yaitu Enny Eka Sari, Direktur RSUD Anugerah Sehat Afiat (ASA), kemudian Eneng Sugiarti, Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok.
Berikutnya adalah Usep, Kepala Bidang Pembinaan, Layanan, Pemanfaatan dan Jasa Kearsipan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus), Yanti Rachmayanti, Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Pelayanan, Kecamatan Cinere dan Ahmad Gunawan, Sekretaris Kelurahan Pancoran Mas.
Dalam sambutannya, Supian Suri menyampaikan doa dan rasa syukur atas kesempatan para ASN tersebut memasuki masa pensiun dalam keadaan sehat.
“Bapak, Ibu yang hari ini Allah takdirkan mendapat kesempatan untuk memasuki masa pensiun dalam keadaan sehat afiat, panjang umur dan alhamdulillah tidak ada halangan apa-apa,” ujarnya.
Ia juga memohon doa agar dirinya dan jajaran ASN lainnya kelak dapat memasuki masa purnabakti dalam keadaan baik.
“Mohon doanya buat kami juga, bisa memasuki masa purnabakti dengan selamat, sehat, tidak kurang apa pun dan tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucapnya.
Apresiasi untuk dedikasi dan pengabdian secara khusus, Wali Kota Depok menyampaikan apresiasi kepada Enny Eka Sari atas perjuangannya di bidang kesehatan, terutama dalam pengembangan RSUD ASA.
“Bu Dokter Enny, perjuangannya di bidang kesehatan luar biasa. Perjalanan mewujudkan salah satu rumah sakit, Anugerah Sehat Afiat, beliau ada di dalamnya sehingga hari ini kita bisa melayani warga masyarakat, khususnya wilayah Tapos dan sekitarnya melalui RSUD ASA,” katanya.
Ia berharap segala kebaikan yang telah ditorehkan menjadi amal ibadah.
Kepada Usep, Supian Suri mengenang perjuangan panjangnya saat bertugas di bidang pemerintahan, khususnya dalam pengadaan lahan untuk kepentingan masyarakat.
“Pak Usep ini teman saya waktu di bagian pemerintahan. Beliau pakar di bidang belanja lahan. Tantangan yang beliau hadapi juga tidak ringan, sampai mengalami sakit, kena stroke, tapi tetap bisa bertahan. Terima kasih Pak Usep, banyak lahan yang hari ini menjadi aset pemerintah dan bisa dimanfaatkan buat masyarakat,” tuturnya.

