Komitmen tersebut ditandai dengan pertemuan Rektor UI, Heri Hermansyah, dengan Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah di Balai Kota Depok, Kamis (8/1).
Wali Kota Depok Supian Suri menyambut baik kerja sama yang terus diperkuat antara Pemkot Depok dan UI.
“Tadi beliau juga menyampaikan beberapa hal penting, dan pada prinsipnya kami sangat mendukung seluruh upaya kolaborasi ini,” ujar Supian Suri.
Supian Suri juga menyebutkan bahwa salah satu kerja sama yang akan dikembangkan adalah kajian kawasan heritage di Depok Lama.
Menurutnya, Pemkot Depok mendapat dukungan dari UI untuk melakukan kajian akademis terkait pengembangan kawasan bersejarah tersebut.
“Kita ingin membangun kawasan heritage Depok Lama dan ini juga mendapat dukungan dari Universitas Indonesia untuk kajiannya. Jadi beberapa program kita jalankan secara simultan dan saling mendukung,” jelasnya.
Ia menegaskan, kolaborasi antara UI dan Pemkot Depok tidak hanya terbatas pada infrastruktur, tetapi juga akan merambah sektor lain seperti lingkungan, pengelolaan sampah, ketahanan kota, dan bidang strategis lainnya.
“Pada akhirnya, kita ingin keberadaan UI memberikan kemanfaatan yang besar, bukan hanya bagi masyarakat Indonesia secara umum, tetapi juga bagi masyarakat Kota Depok,” ungkap Supian Suri.
Sementara itu, Rektor UI Heri Hermansyah, menyampaikan jika selama ini komunikasi antara UI dan jajaran pimpinan Pemkot Depok sudah terjalin dengan baik.
“Setelah kurang lebih satu tahun saya menjabat sebagai rektor dan Pak Wali Kota juga baru menjabat, ada beberapa kolaborasi yang sedang berjalan dan ini dalam kerangka koordinasi untuk menyelesaikannya,” jelasnya.
Salah satu kolaborasi yang dibahas adalah pengembangan infrastruktur, khususnya pembangunan akses keluar tol menuju Rumah Sakit UI.
Heri menjelaskan, saat ini sudah tersedia jembatan dan ke depan akan dilengkapi dengan koneksi jalan dari arah Juanda hingga Kukusan yang terhubung ke kawasan UI.
“Ini terkait pengembangan infrastruktur, mulai dari exit tol, koneksi jalan, underpass, hingga rencana jalan layang Margonda dan seterusnya,” ungkapnya.
Selain infrastruktur, UI dan Pemkot Depok juga membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Heri menuturkan bahwa Depok memiliki banyak angkatan kerja, sementara UI memiliki berbagai program pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja terampil.
“Kami juga sedang berkolaborasi dengan pemerintah melalui P2MI untuk membentuk Migran Center. Nantinya, pusat ini akan memberikan pelatihan bagi tenaga kerja agar siap bekerja di luar negeri sebagai diaspora yang terdidik, berkeahlian, dan berkompetensi tinggi,” katanya.
Menurut Heri, kolaborasi ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta penguatan kualitas SDM di Kota Depok maupun secara nasional.

