pojokdepok.com – Jadikan pencapaian Ratu Kalinyamat sebagai inspirasi untuk membangun armada laut yang kuat demi mempertahankan wilayah Indonesia di masa kini dan mendatang.
“Di abad ke-16 sudah ada jejak-jejak supremasi maritim yang ditorehkan oleh tokoh perempuan yang dikenal dengan Ratu Kalinyamat,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat membuka Seminar Internasional secara daring bertema Konstelasi Kekuatan Poros Maritim Dalam Perspektif Ratu Kalinyamat yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, kemarin.
Diskusi yang dimoderatori Irwansyah(Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu menghadirkan Connie Rahakundinie Bakrie (Pengamat Militer dan Hankam), Ratno Lukito (Sejarawan), dan Vitor Teixeira (Catolica Universidade Portuguesa), Kolonel Laut (P) Salim (Wakil Kepala Pusat Kajian Maritim SESKOAL) sebagai narasumber.
Selain itu, hadir pula Sudjiwo Tejo (Budayawan) dan Atang Irawan (Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI) sebagai penanggap.
Berdasarkan kajian para pakar yang tergabung dalam Tim Pakar Ratu Kalinyamat dari Yayasan Darma Bakti Lestari, ungkap Lestari, Ratu Kalinyamat berhasil membangun kedaulatan keamanan dan mampu membangun aliansi strategis untuk mengatasi ancaman kolonial.
Sangat disayangkan, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, citra Ratu Kalinyamat saat ini malah dipersepsikan negatif.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, sejarah Ratu Kalinyamat yang dikaburkan di masa lalu harus segera diluruskan.
Karena, jelas Rerie, berbagai temuan ilmiah dari pakar sejarah membuktikan peran Ratu Kalinyamat sedemikian penting dalam memimpin perlawanan terhadap penjajahan Portugis dengan menerapkan visi poros maritim.
Dalam perspektif poros maritim, tegas Rerie, saat ini Indonesia harus menjadi poros maritim dunia sehingga harus membangun supremasi maritim.

