pojokdepok.com -, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menanggapi usulan Pemprov DKI Jakarta terkait penghentian sementara penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen selama satu bulan.
HNW meminta usulan Pemprov DKI Jakarta untuk penghentian PTM 100 persen selama satu bulan segeralah disetujui dan diberlakukan.
“Serius Atasi Covid-19? Maka mestinya usulan Pemprov DKI Jakarta untuk penghentian PTM 100 persen selama satu bulan, segeralah disetujui dan diberlakukan,” ujar HNW dikutip dari akun Twitter @hnurwahid, Kamis (3/2/2022).
baca juga:
Bahkan HNW mengungkapkan, Pemerintah kota di sekitar DKI Jakarta sudah koreksi PTM 100 persen.
“Apalagi Prov DKI dilaporkan termasuk penyumbang terpapar Covid-19 yang tertinggi,” tandasnya.
Pemerintah pusat tengah mempertimbangkan sejumlah opsi yang bisa diterapkan pada wilayah-wilayah dengan angka kasus positif tinggi.
Serius Atasi Covid-19?Maka mestinya usulan Pemprov DKI Jakarta unt penghentian PTM 100% selama satu bulan, segeralah disetujui&diberlakukan. PemKot2 di sekitar DKI Jakarta malah sudah koreksi PTM 100%. Apalagi Prov DKI dilaporkn termasuk penyumbang terpapar covid-19 yg tertinggi. https://t.co/2t8pnbJbO2
— Hidayat Nur Wahid (@hnurwahid) February 3, 2022
Namun meski demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, usulan itu sudah bulat. Artinya, usulan menghentikan PTM itu merupakan keputusan Pemprov DKI Jakarta dalam rapat pimpinan yang melibatkan Gubernur Anies Baswedan.
Dia berharap usulan itu disetujui untuk membatasi mobilitas warga, khususnya anak-anak usia sekolah.
“Ini baru keputusan di internal ya, internal kami. Semuanya tidak bisa diputuskan sepihak, ya. Kami punya pandangan kita diskusikan. Kemudian kami punya usulan ada pembatasan mobilitas dan kerumunan akan kami tingkatkan,” kata Riza Rabu (2/2/2022) malam. []

