pojokdepok.com –, Survei Indopol Survey & Consulting terhadap elektabilitas partai menunjukkan hasil mengejutkan. Hasil survei memotret Demokrat masuk empat besar partai politik pilihan responden.
Survei Indopol Survey & Consulting digelar pada 18-25 Januari 2022 dengan jumlah responden 1.230 orang. Pengambilan sampel dengan cara multistage random sampling, margin error lebih kurang 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Jika pemilu dilaksanakan saat survei maka yang menjadi pemenang adalah PDIP. Banteng moncong putih dipilih oleh 21,46 persen responden, disusul Partai Gerindra, Golkar dan Demokrat.
baca juga:
“Partai politik pilihan publik tahun 2024 nanti adalah PDIP dengan 21,46 persen, Partai Gerindra 17,15 persen, Partai Golkar 8,86 persen, Partai Demokrat 6,59 persen,” kata Direktur Eksekutif Indopol Survei Ratno Sulistiyanto dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (27/2/2022).
Urutan elektabilitas tiga partai teratas hasil survei tidak berbeda dengan urutan perolehan suara partai politik pada pemilu 2019. Berdasarkan rekapitulasi suara pemilu 2019, PDIP keluar sebagai pemenang dengan meraih 19,33 persen suara nasional, Gerindra 12,57 persen kemudian Golkar dengan 12,31 persen.
Hasil berbeda nampak pada dukungan terhadap Demokrat. Pada Pemilu lalu bintang mercy menempati urutan tujuh dengan raihan 7,77 persen suara nasional di bawah PKS, Nasdem dan PKB. Namun berdasarkan survei ini, Demokrat menempati posisi empat.
Hasil survei juga memotret partai politik pilihan responden di urutan lima ditempati PKB dengan elektabilitas 5,69 persen. Di posisi enam ada PKS dengan 4,47 persen, kemudian Partai Nasdem dengan elektabilitas 3,25 persen.
Posisi berikutnya diisi PPP dengan 1,95 persen, dan Partai Amanat Nasional (PAN) di urutan berikutnya dengan 1,54 persen. Adapun Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, Partai Berkarya dan PKPI mendapatkan suara di bawah 1 persen.
“Adapun Partai Gelora menjadi partai politik baru paling disukai publik. Artinya, berpotensi untuk dipilih,” kata Ratno.
Partai Gelora dipilih oleh 16,26 persen responden sebagai partai politik baru paling disukai publik. Kemudian, Partai Buruh menyusul di posisi dua dengan 14,23 persen. Posisi tiga ada Partai Ummat dengan 12,20 persen.[]

