pojokdepok.com -, Komisi II DPR RI telah menetapkan tujuh nama anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2022-2027. Ketujuh nama dipilih setelah melalui serangkaian proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Kita putuskan kita tetapkan urutan 1-14, di mana urutan 1-7 adalah yang terpilih untuk menjadi calon anggota KPU yang akan dilantik oleh Presiden nanti,” katanya di ruang rapat Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/2/2022) dini hari.
Dari tujuh anggota KPU terpilih periode 2022-2027, August Meliaz merupakan satu-satunya calon terpilih yang berasal dari luar lingkungan KPU ataupun Bawaslu. Tak banyak catatan di dunia maya mengenai dirinya.
baca juga:
Namun menurut akun LinkedIn-nya, August adalah direktur di Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD).
Selain itu, dari tujuh anggota baru KPU periode 2022-2027 itu bahkan satu diantaranya pernah menjabat sebagai anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu RI) periode 2017-2022 yakni Mochammad Afifuddin.
Afifuddin terlibat di Seknas Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR). Di JPRR ia sempat menjadi manajer riset pada 2009-2011. Keterlibatan Afifuddin di JPRR berlanjut pada 2013-2015 sebagai koordinator nasional. Dia juga menjadi anggota dewan pengarah JPRR pada 2015-2017.
Selain itu anggota KPU petahana adalah Hasyim Asy’ari. Hasyim sebelumnya menjabat sebagai anggota KPU sejak 2016 untuk kepengurusan masa jabatan 2012-2017. Saat itu ia menjadi pengganti antar waktu dari Ketua KPU Kamil Manik yang meninggal dunia.
Pada periode berikutnya yaitu 2017-2022, Hasyim kembali mengajukan diri sebagai anggota KPU RI. Ia pun terpilih dan dilantik sebagai anggota KPU.
Kemudian anggota baru KPU periode 2022-2027 lainnya Betty Epsilon Idross, wanita pertama yang terpilih menjadi ketua KPU DKI Jakarta periode 2018-2023 melalui pemilihan.
Parsadaan Harahap sempat menjabat sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu. Parsadaan sudah menjabat selama 2 periode yakni tahun 2012-2017 dan 2017-2022.
Yulianto Sudrajat, Yulianto Sudrajat saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum provinsi jawa Tengah tahun 2018-2023. Dia juga sempat menjabat sebagai anggota selama dua periode di KPU kabupaten Sukoharjo yaitu pada tahun 2013-208 dan 2018-2023.
Yulianto merupakan alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta Program Magister llmu Komunikasi Fakuttas llmu Sosial dan llmu Politik.
Terakhir, Idham Holik, dia pernah menjadi Koordinator Relawan UNFREL (University Network for Free and Fair Elections)/JPTPP (Jaringan Peguruan Tinggi Pemantau Pemilu) untuk wilayah Kab. Bekasi, Provinsi Jawa Barat dalam Pemilu 1999 (1999).
Anggota KPU Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 2003-2018, Anggota KPU Kab. Bekasi, Jawa Barat 2008-2013, Ketua KPU Kab. Bekasi, Jawa Barat 2013-2018, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat 2018-sekarang, Anggota TPD (Tim Pemeriksa Daerah) Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum pada Provinsi di Indonesia Periode Tahun 2021-2022 2021-2022.[]