Susno Duadji Ngaku Tertawa Sinis saat Dengar Usulan Penundaan Pemilu 2024

pojokdepok.com – Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskim) Polri Susno Duadji mengaku tertawa saat mengetahui adanya usulan penundaan Pemilu 2024.

Susno bercerita, dirinya terus mengikuti perkembangan informasi yang ada seperti penundaan Pemilu 2024 di tengah kesibukannya sekarang sebagai petani di kampung halamannya, Pagaralam, Sumatera Selatan.

“Saya sebagai petani kampung dan pensiunan yang tinggal di desa pelosok, mendengar usulan Pemilu ditunda, langsung ketawa sinis,” tulis Susno dalam akun Twitter pribadinya @susno2g, dikutip pada Senin (7/3/2022).

baca juga:

Pencetus istilah “Cicak VS Buaya” dalam kasus persaingan antara KPK dengan Polri itu mengatakan, usulan penundaan Pemilu 2024 itu hanyalah akal-akalan para tokoh politik yang haus akan kuasa.

Ia pun meminta agar para politikus yang mengusulkan penundaan Pemilu 2024 untuk menyudahi pergolakan tersebut dan mengajaknya untuk menjadi petani saja seperti dirinya.

“Apa maunya para pelacur politik haus kuasa. Sudahlah, bertani seperti saya saja. Jangan aneh-aneh,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga menerangkan, menunda pelaksanaan Pemilu 2024 dengan alasan yang mengada-ada merupakan salah satu sikap mengkhianati Konstitusi atau UUD 1945.

“Menunda Pemilu dengan alasan yang dibuat-buat bukankah ini khianati konstitusi, injak nilai demokrasi yang diperjuangkan penuh keringat dan darah demi nafsu politik kelompok dan golongan orang haus kuasa,” pungkasnya.

 

Seperti diketahui, Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda selama satu atau dua tahun. Dia menyebut usul itu terlintas usai dirinya menerima pelaku usaha mikro, pengusaha dan para analis ekonomi dari berbagai perbankan di Ruang Delegasi DPR, Nusantara III, Jakarta, Rabu (23/2/2022).

“Saya mengusulkan Pemilu 2024 ditunda satu atau dua tahun. Usulan ini nanti akan saya sampaikan ke pimpinan-pimpinan partai dan presiden,” ujar Muhaimin lewat keterangan tertulis.

Para pelaku usaha dan ekonom memprediksi Indonesia akan mengalami momentum perbaikan ekonomi usai dua tahun pandemi Covid-19. Menurut Muhaimin, momentum tersebut tidak boleh terganggu dengan adanya pesta politik.

Ia menilai Pemilu selama ini kerap menyebabkan stagnasi ekonomi karena para pengusaha akan memilih sikap menunggu atau wait and see. Selanjutnya, Muhaimin menilai transisi kekuasaan akan menyebabkan ketidakpastian ekonomi. []