Pojokdepok.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok menangani empat kejadian kebakaran dalam tiga hari, yakni 24–26 Agustus 2026. Kebakaran terjadi di sejumlah lahan kosong hingga bangunan ruko. Seluruh kejadian berhasil ditangani petugas tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Djoko Setiono, mengatakan petugas bergerak cepat menangani setiap kejadian.
“Pada Senin (24/08), petugas menangani dua kebakaran lahan. Kejadian pertama berlangsung di lahan kosong di Jalan Lintar Kampus Utara UI, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, dengan luas area terbakar sekitar 200 meter persegi,” ujarnya seperti dilansir berita.depok.go.id.
Laporan diterima pukul 16.35 WIB dan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB. Setelah dilakukan penanganan, kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 17.01 WIB.
Tidak lama berselang, petugas kembali menerima laporan kebakaran lahan alang-alang di wilayah Bedahan, Kecamatan Sawangan. Kebakaran melanda area sekitar 50 meter persegi dan dilaporkan pada pukul 17.24 WIB.
“Petugas UPT Bojongsari tiba di lokasi sekitar pukul 17.33 WIB dan berhasil melakukan pemadaman hingga api dinyatakan selesai pada pukul 18.00 WIB. Berdasarkan informasi warga, kebakaran terjadi pada lahan alang-alang yang kemudian segera dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran,” tuturnya.
Pada , Selasa (25/08), kebakaran kembali terjadi di lahan bambu di Jalan Anyelir 2 Nomor 9, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Kebakaran melanda area berukuran sekitar 5 x 100 meter.
Laporan diterima pukul 09.00 WIB dan petugas tiba sekitar pukul 09.10 WIB. Api berhasil dipadamkan dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 09.45 WIB.
“Menurut informasi dari pemilik lahan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban terdampak,” jelasnya.
Sementara itu, pada Rabu (26/08), kebakaran dengan dampak kerugian material lebih besar terjadi di lantai dua sebuah ruko yang digunakan sebagai toko aneka plastik dan bahan kue di Jalan Pangkalan Jati 1 Nomor 41, RT 01 RW 06, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere.
“Laporan diterima pada pukul 08.45 WIB dan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.55 WIB. Area yang terbakar diperkirakan berukuran sekitar 7 x 8 meter. Sejumlah plastik dan bahan makanan terbakar dengan taksiran kerugian mencapai sekitar Rp200 juta. Berdasarkan laporan awal, penyebab kebakaran disebut berkaitan dengan korsleting listrik,” ungkapnya.
Penanganan kebakaran ruko tersebut melibatkan sejumlah unit dari beberapa wilayah, yakni UPT Cinere dengan satu unit kapasitas 1.000 liter dan satu unit 3.000 liter, UPT Bojongsari satu unit 8.000 liter, serta UPT Cipayung satu unit 3.500 liter. Sebanyak 12 personel dikerahkan untuk memastikan api dapat dikendalikan.
“Dari empat kejadian tersebut, seluruhnya tidak menimbulkan korban jiwa. Kami juga terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran,” tutupnya.
(*)

