Legislator Minta Pemerintah Naikkan Anggaran Pembangunan Pertanian

pojokdepok.com -, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sajahtera (PKS) Johan Rosihan mendorong peningkatan anggaran untuk pembangunan pertanian. Setidaknya dikembalikan pada pagu awal senilai Rp30 triliun.

“Masa’ dari Rp2.000 triliun anggaran kita cuma Rp14 triliun, waktu pertama masuk sebagai anggota DPR itu anggaran Rp30 triliun dan saat terjadi pandemi Covid-19 dipotong lagi sisanya di Dipa tahun 2022 tinggal Rp14,6 triliun,” ungkap Johan dari rilisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Ia mengatakan, kerja keras para petani, penyuluh dan stakeholder di bidang pertanian bisa menjaga Indonesia ini tetap tegak walaupun terkena pandemi.

“Semoga pemerintah terbuka hatinya, pikirannya agar mau mengembalikan anggarannya, kalau 30 persen rakyat Indonesia hidup di pertanian harusnya anggaranya adalah 30 persen juga. Saya juga mengapresiasikan ketua DPR Puan Maharani sudah membicarakan tentang peningkatan anggaran pertanian, secara khusus Ketua DPR itu menyampaikan agar anggaran pertanian ditingkatkan,” kata Johan.

Johan menyampaikan kepada semua yang mengikuti kegiatan Panen Padi untuk mengajak seluruh stakeholder berkaloborasi. Khususnya yang berada di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) agar hasil petani bisa dirasakan dari rakyat untuk rakyat.

“Kenapa Asparnas kita tunjuk, karena nanti kita meminta dari Bupati untuk membuat instruksi agar semua hotel yang berada di Sumbawa ini memakan beras asli dari sini, misalnya makan daging sapinya dari Sumbawa, minum kopi asli dari Sumbawa,” kata Johan.

Politisi PKS ini berujar, ketahanan pangan dan kemandirian pangan di Indonesia bukanlah sebuah wacana hal ini karena jenis beras vairetas unggul seperti beras merah pulen, beras beraroma tinggi dan beras tarakas untuk sushi bisa ditanam oleh petani di Sumbawa.

“Mekenisme pertanian kita menggunakan alat pertanian yang andal, dan kelima tidak kalah penting adalah penyuluh pertanian yang hebat,” tambahnya.

Legislator asal Sumbawa ini mengatakan, jika lima faktor ini ada di Sawah Besar semua tersedia. Mulai dari benih unggul, air yang melimpah, pupuk, tenaga pertanian dan penyuluhnya juga hadir.