Komisi IX DPR Sebut Testing & Tracing Harus Terus Ditingkatkan

pojokdepok.com -, Komisi IX DPR RI akan memberi perhatian khusus atas pelaksanaan testing dan tracing penyebaran Covid-19. Karena keduanya dinilai sebagai kunci keberhasilan pemerintah dalam pengendalian pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi IX DPR RI dengan Sekda Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja beserta jajaran di Bandung, Jawa Barat, kemarin.

“Testing dan tracing menjadi salah satu area penanganan Covid-19 yang harus terus ditingkatkan. Dalam dua bulan terakhir, pemerintah terus menggencarkan dan penguatan testing, tracing dan treatment,” kata Melki.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu mengungkapkan, berdasarkan data dari Kemenkes upaya yang dilakukan pemerintah mulai menampakkan hasil. 

Melki menyebut, update data terakhir per 20 September 2021, kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.932 kasus dengan jumlah spesimen sebanyak 202.795 spesimen. Berdasarkan hasil tersebut, maka tingkat positivity rate per 20 September 2021 sudah di bawah 1 persen.

“Meski demikian, apabila dilihat secara komprehensif, perlu adanya perbaikan. mengingat hasil tes ini masih didominasi dari Pulau Jawa dan Bali. Sedangkan daerah-daerah lain masih belum maksimal karena keterbatasan standardisasi laboratorium,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja memaparkan, kapasitas testing di Jawa Barat periode 13-19 September 2021 adalah 27.506 testing per hari. Dimana, 24 persennya adalah tes PCR dan Antigen 76 persen.

“Jumlah tracer tenaga kesehatan di Jawa Barat, sebanyak 6.161 orang atau 31 persen dari total keseluruhan tracer 19.839 orang,” jelasnya.

Setiawan mengatakan, adapun kendala dalam pengujian ketersediaan laboratorium pemeriksa yang kurang merata, adanya ketidakpatuhan laboratorium pemeriksa terhadap pelaporanbaik NAR maupun manual.