Insiden Desa Wadas Ujian Politik Ganjar Jelang Pencapresan

pojokdepok.com -, Insiden kasus pertambangan batu andesit untuk proyek Bendungan Bener di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah dinilai menjadi ujian politik bagi Ganjar Pranowo jelang pemilihan calon presiden 2024.

“Kasus Wadas menjadi ujian politik @ganjarpranowo menjelang pencapresan,” ungkap Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim dikutip dari akun Twitter @RustamIbrahim, Senin (14/2/2022).

Rustam mengatakan, jika Gubernur Jawa Tengah itu berhasil menyelesaikan konflik yang terjadi secara damai maka dapat mengubah serangan menjadi peluang untuk memuluskan niatnya di Pilpres 2024.

“Bagaimana menyesaikan konflik dengan damai dan tidak merugikan rakyat,” terangnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai elektabilitas Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 tidak turun akibat konflik di Desa Wadas.

“Enggak ada sih hubungannya (elektabilitas Gubernur), enggak signifikan,” kata Adi Prayitno saat dihubungi pojokdepok.com –, Kamis (10/2/2022).

Menurut Adi, kebanyakan masyarakat tidak mengetahui konflik yang terjadi di Desa Wadas. Mereka yang mengetahui hanya kelompok kecil dan kelompok elite yang menekuni isu lingkungan hidup dan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Isu masalah konflik warga dengan pengusaha atau pun negara dalam konteks melakukan pembangunan seperti pelebaran jalan itu kan kasus lama, bukan hanya pertama di Indonesia,” terangnya.

“Di luar Jawa kan konflik dan kasusnya jauh lebih banyak gitu ya dari sebelum-sebelumnya. Artinya banyak orang yang juga memaklumi konflik itu juga bagian dari hal yang dianggap biasa,” sambungnya.

Oleh karena itu, dia menegaskan persoalan itu tidak ada kaitannya dengan elektabilitas Ganjar. Apalagi dalam kasus di Wadas, Ganjar memberikan konsep dasar politik, seperti mediasi antar warga dengan kepentingan nasional.

“Kecuali Ganjar itu berdiam diri, kecuali Ganjar itu tidak memberikan statement politik baru akan dibully oleh masyarakat secara umum,” terangnya.[]