pojokdepok.com –
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar kembali mendapatkan dukungan untuk maju sebagai calon Presiden (Capres) 2024. Kali ini dukungan datang dari para pemulung kampung di sekitaran wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
“Kami pemulung kampung siap mendukung Muhaimin Iskandar menjadi presiden,” kata Koordinator Pemulung Kampung Ciborelang, Jatiwangi, Majalengka, Yayat Supriyatna di Majalengka, Sabtu (26/2).
baca juga:
Dukungan mereka berikan bukan tanpa sebab. Cak Imin, begitu Muhaimin Iskandar yang juga Wakil Ketua DPR RI akrab disapa dianggap paling mengerti kondisi masyarakat miskin, khususnya para pemulung kampung. Selain itu Cak Imin punya track record yang bersih dan kerap mendukung masyarakat bawah di setiap kebijakan yang dikeluarkannya baik di tataran pemerintahan, legislatif, maupun kebijakan partai.
“Kami ini rakyat kecil, melihat segala sesuatunya dari hati nurani kami. Hati kami merasa bahwa beliau adalah orang yang tepat untuk menjadi presiden Indonesia mendatang,” kata Yayat menambahkan.
Para pemulung pun menegaskan siap mendukung Cak Imin bila nantinya benar-benar dapat tiket sebagai capres atau cawapres di Pilpres 2024 mendatang. Terakhir mereka berpesan kepada Cak Imin untuk datang lagi ke Majalengka. Mereka berharap bisa bertemu dengan Cak Imin lantaran ingin mengeluhkan beban berat kehidupan khususnya pasca terjadinya pandemi Covid-19.
Mereka pun menuntut pemerintahan baru yang dipegang Cak Imin nanti bisa memberikan perubahan nasib kepada para pemulung. Selain itu, mereka juga berharap banyak program yang diberikan kepada para pemulung untuk meningkatkan kesejahteraan.
Dukungan Cak Imin maju di Pilpres 2024 terus bermunculan. Dukungan dideklarasikan oleh banyak kalangan. Bebereapa di antaranya relawan yang tergabung dalam Barisan Petani dan Buruh Tani Nusantara Kabupaten Kediri, Keluarga Besar Sakera Muda Malang Raya, lalu pengusaha muda di Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam Anak Muda Pro Muhaimin (AMPN).
Kemudian dukungan juga disampaikan keluarga besar guru se-Kota Batu yang membentuk Relawan Muhaimin Iskandar (Remi) Malang Raya, warga pesisir utara Jakarta yang mengatasnamakan Barisan Tani dan Nelayan (Baristan), kiai kampung se Kabupaten Jember, serta pemuda Cilacap yang tergabung dalam Pemuda Ngapak Cilacap.[]

