Ogah Beberkan ke Publik Soal Big Data, Luhut: Buat Apa Saya Buka

pojokdepok.com -, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan buka suara terkait pernyataannya mengenai big data tentang dukungan terhadap penundaan Pemilu 2024.

Luhut mengakui memiliki big data yang berisi 110 juta warganet mendukung penundaan Pemilu 2024. Namun, dia tidak bersedia untuk membukanya ke publik.

“Ya janganlah buat apa saya buka,” ucapnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (15/03/2022).

baca juga:

“Ya adalah masa saya bohong,” imbuhnya.

Luhut tidak menjelaskan tentang big data miliknya. Dia hanya menyinggung teknologi yang sudah berkembang pesat.

“Sekarang teknologi itu bisa berkembang dengan pesat,” ucapnya.

Meski begitu, Luhut mengatakan bahwa wacana penundaan Pemilu 2024 tercetus usai mendengar masukan dari masyarakat. Di mana, lanjutnya, masyarakat meminta agar anggaran untuk Pemilu dialihkan untuk kepentingan lain, seperti penanganan pandemi Covid-19.

Selain itu, masyarakat tidak ingin pengalaman di Pemilu 2029 terulang, yakni terdapatnya kelompok berseberangan.

“Kami capek juga dengar istilah kadrun lawan kadrun, istilah-istilah itulah. Kita mau damai,” imbuhnya.[]