Idris: Pemkot Depok Tambah Tempat Tidur di Rumah Sakit

pojokdepok.com-Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) tengah mengupayakan penambahan kapasitas bed occupancy ratio (BOR) ruang ICU dan isolasi secara bertahap di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kota Depok. Upaya tersebut dilakukan karena terjadi peningkatan kasus Covid-19.

Dia menjelaskan, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, penambahan BOR ruang ICU di RSUI sebanyak 17 bed dan ruang isolasi 51 bed, RS Bunda Margonda 30 bed, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok sebanyak 50 bed.
“Kami harapkan rumah sakit lainnya dapat menambah kapasitas ruang isolasi dan ICU Covid-19,” kata Mohammad Idris melalui kanal youtube pribadinya, Senin (21/06/2021).

Lanjut dia, bagi warga yang membutuhkan layanan pengaduan secara cepat, saat ini selain layanan pengaduan di masing-masing Puskesmas dan Satgas Kecamatan/Kelurahan, sudah ditunjuk contact person di setiap kecamatan dari unsur Tim Pengawas Covid-19 Kecamatan.

“Sedangkan layanan ambulans, selain 119 dan Puskesmas, warga dapat menghubungi ambulance Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Ambulance PMI Kota Depok,” tuturnya.

Dia menuturkan, Pemkot Depok bersama TNI, Polri, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) senantiasa menyerukan kepada semua masyarakat agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan (protkes). Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok juga akan melakukan pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran protkes.

“Dengan kondisi ini, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok juga mengambil langkah Kebijakan Pengetatan PPKM di Kota Depok,” tegasnya.

Saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Depok. Penambahan kasus harian pada 20 Juni 2021 mencapai sebanyak 653 kasus, sehingga total kasus aktif saat ini berjumlah 4.241 kasus atau 7,75 persen.

“Sedangkan positivity rate mencapai 38,29 persen dan tingkat keterisian rumah sakit untuk ruang ICU mencapai 96,36 persen. Serta ruang isolasi mencapai 86,37 persen,” pungkasnya.