Jakarta, pojokdepok.com – Menurut sebuah laporan ada peningkatan kejahatan siber di Telegram. Ini terjadi setelah pengguna melakukan migrasi dari WhatsApp karena perubahan kebijakan privasi. Laporan itu berasal dari Financial Times dan kelompok intelijen siber Cyberint. Disebutkan terdapat ‘peningkatan 100% pada penggunaan Telegram
